things are queer

Afgan di Antara Olga dan Indra Bekti

July 2, 2008 · 5 Comments

Olga terlihat sangat puas bisa mencium pipi kiri dan kanan Afgan. Sementara penyanyi belia yang baru saja membawakan hits-nya, Terimakasih Cinta itu hanya bisa bengong, tampak sedikit kaget, seperti tak menyangka, seperti ada sesuatu yang baru saja dicuri dari dirinya tanpa ia bisa mempertahankannya. Indra Bekti yang muncul di belakang Olga segera menetralisir suasana. “Eh, kok cium-cium sih, dia kan normal, Ga.”

 

Yang merasa sedang ditegur langsung melotot, “Gue juga normal. Emangnya nggak boleh laki ciuman ama laki?”

 

Afgan tersenyum culun, lalu turun dari panggung. Bekti dan Olga melanjutkan tugasnya, membawakan acara ulang tahun sebuah grup media besar yang disiarkan secara langsung oleh RCTI, Minggu (29/6) pukul 9 pagi itu. Olga membacakan pantun untuk memberi ucapan selamat ulang tahun kepada tuan rumah. Lalu, Bekti dengan antraktif bertepuk tangan dan memeluk Olga usai membacakan pantunnya.

 

Giliran Olga membalas, “ Eh, jangan peluk-peluk dong, ntar kita ada di internet lho,” lalu keduanya tertawa, seperti sedang menertawakan sesuatu. Hahaha. Saya suka lawakan mereka yang entah mereka sadari atau tidak, mereka sengaja atau tidak, telah meledek media massa yang tak henti-hentinya menjadikan isu identitas seksual artis sebagai komoditas gosip murahan.   

Categories: Uncategorized

5 responses so far ↓

Leave a Comment